howdy people !
i have another visual diary , you also could said it a blog . but it's simpler and actually i prefer that one than this.
Somehow, tumblr can't be approved as a blog because of one fitur which allowed us to reblog another article or writing of others.
But, believe me 90% of my tumblr is my writing and my photo editing. :)
enjoy if you wanna know me more. shoot it !!
at putrishinta.tumblr.com
taste ur day !
feel ur hapiness and enjoy the taste of ur day !
Kamis, Maret 24, 2011
Rabu, Juli 21, 2010
tujuh belas yang hampir....
ini adalah tanggal ke 21 bulan 7 :)
tinggal beberapa hari lagi, beberapa ratus jam lagi saya akan meninggalkan umur 17 yang dipercaya oleh beberapa teman saya sebagai umur yang paling berat. dan memang, 17 tahun adalah umur yang CUKUP BERAT bagi saya, banyak hal yang saya pelajari dalam umur keramat ini.
Saat 17 tahun bersama saya, saya merasakan apa itu yang namanya kuliah dan menjadi anak rantau
Saat 17 tahun bersama saya, saya merasakan betapa susahnya hidup dengan fasilitas minimal
Saat 17 tahun bersama saya, saya merasakan betapa indahnya Semarang tanpa kata "macet"
Saat 17 tahun bersama saya, saya merasakan betapa menjadi tenar di Jakarta jauh lebih susah dibanding sewaktu di Semarang
Saat 17 tahun bersama saya, saya merasakan sakitnya kehilangan seorang nenek :'(
Saat 17 tahun bersama saya, saya merasakan sakitnya hampir disesatkan orang yang kita percaya
Saat 17 tahun bersama saya, saya merasakan yang namanya ditusuk dari belakang
Saat 17 tahun bersama saya, saya merasakan bahwa membuat band itu tidak mudah
Saat 17 tahun bersama saya, saya merasakan kesalnya dimanfaatkan orang
Saat 17 tahun bersama saya, saya merasakan sesaknya dada kita ketika rindu dengan sahabat dan keluarga
Saat 17 tahun bersama saya, saya bisa memberanikan diri jatuh cinta terlebih dahulu kepada seorang lelaki
Saat 17 tahun bersama saya, saya bisa hidup dengan hanya 200ribu seminggu
Saat 17 tahun bersama saya, saya bisa sedikit mengerti bahasa minang, hahaha
Saat 17 tahun bersama saya, saya bisa tau bahwa cari uang itu susah
Saat 17 tahun bersama saya, saya bisa membuat tulisan yang lebih bagus dan tidak labil
Saat 17 tahun bersama saya, saya bisa lebih dekat dengan mama saya :)
Saat 17 tahun bersama saya, saya bisa menemui orang yang saya cari :)
tinggal beberapa hari lagi, beberapa ratus jam lagi saya akan meninggalkan umur 17 yang dipercaya oleh beberapa teman saya sebagai umur yang paling berat. dan memang, 17 tahun adalah umur yang CUKUP BERAT bagi saya, banyak hal yang saya pelajari dalam umur keramat ini.
Saat 17 tahun bersama saya, saya merasakan apa itu yang namanya kuliah dan menjadi anak rantau
Saat 17 tahun bersama saya, saya merasakan betapa susahnya hidup dengan fasilitas minimal
Saat 17 tahun bersama saya, saya merasakan betapa indahnya Semarang tanpa kata "macet"
Saat 17 tahun bersama saya, saya merasakan betapa menjadi tenar di Jakarta jauh lebih susah dibanding sewaktu di Semarang
Saat 17 tahun bersama saya, saya merasakan sakitnya kehilangan seorang nenek :'(
Saat 17 tahun bersama saya, saya merasakan sakitnya hampir disesatkan orang yang kita percaya
Saat 17 tahun bersama saya, saya merasakan yang namanya ditusuk dari belakang
Saat 17 tahun bersama saya, saya merasakan bahwa membuat band itu tidak mudah
Saat 17 tahun bersama saya, saya merasakan kesalnya dimanfaatkan orang
Saat 17 tahun bersama saya, saya merasakan sesaknya dada kita ketika rindu dengan sahabat dan keluarga
Saat 17 tahun bersama saya, saya bisa memberanikan diri jatuh cinta terlebih dahulu kepada seorang lelaki
Saat 17 tahun bersama saya, saya bisa hidup dengan hanya 200ribu seminggu
Saat 17 tahun bersama saya, saya bisa sedikit mengerti bahasa minang, hahaha
Saat 17 tahun bersama saya, saya bisa tau bahwa cari uang itu susah
Saat 17 tahun bersama saya, saya bisa membuat tulisan yang lebih bagus dan tidak labil
Saat 17 tahun bersama saya, saya bisa lebih dekat dengan mama saya :)
Saat 17 tahun bersama saya, saya bisa menemui orang yang saya cari :)
because life always and will be always.... goes on
Perpisahan, sebagaimana kematian,
Adalah hal yang paling dihindari manusia
Padahal sama seperti pertemuan dan kelahiran,
Kedua sisi itu melengkapi bagai dua muka dalam satu koin
Hadir sepaket tanpa bisa dipisah
Seberapa lama jatah kita hidup, kita tidak pernah tahu.
Yang jelas, kita selalu berjuang setengah mati untuk bisa menerima mati
Dalam semua hubungan,
Kita bisa saja menemukan 1001 alasan yang kita anggap sebab sebuah perpisahan
Namun saya percaya,
Penyebab yang paling mendasar selalu sederhana dan alami: memang sudah waktunya.
Hidup punya masa kadaluarsa, hubungan pun sama.
Jika tidak,
semua orang tidak akan pernah mati dan semua orang tidak pernah ganti pacar dari pacar pertamanya.
Tentu dalam prosesnya kita berontak, protes, menyalahkan ini itu, dan seterusnya.
Namun hanya dengan terus berproses dalam aliran kehidupan,
Kita baru menyadari hikmah di baliknya.
bahwa adanya kalian adalah anugrah
bahwa adanya kamu adalah mukjizat
bahwa adanya hidup adalah keajaiban
keajaiban yang harusnya mampu kita nikmati sebelum kita mati
Adalah hal yang paling dihindari manusia
Padahal sama seperti pertemuan dan kelahiran,
Kedua sisi itu melengkapi bagai dua muka dalam satu koin
Hadir sepaket tanpa bisa dipisah
Seberapa lama jatah kita hidup, kita tidak pernah tahu.
Yang jelas, kita selalu berjuang setengah mati untuk bisa menerima mati
Dalam semua hubungan,
Kita bisa saja menemukan 1001 alasan yang kita anggap sebab sebuah perpisahan
Namun saya percaya,
Penyebab yang paling mendasar selalu sederhana dan alami: memang sudah waktunya.
Hidup punya masa kadaluarsa, hubungan pun sama.
Jika tidak,
semua orang tidak akan pernah mati dan semua orang tidak pernah ganti pacar dari pacar pertamanya.
Tentu dalam prosesnya kita berontak, protes, menyalahkan ini itu, dan seterusnya.
Namun hanya dengan terus berproses dalam aliran kehidupan,
Kita baru menyadari hikmah di baliknya.
bahwa adanya kalian adalah anugrah
bahwa adanya kamu adalah mukjizat
bahwa adanya hidup adalah keajaiban
keajaiban yang harusnya mampu kita nikmati sebelum kita mati
Selasa, Juli 20, 2010
tulisan labil
Februari 2010, harus berapa kali saya mengumpat bulan sialan ini..
pernahkah kalian merasa berada di posisi dimana kalian mengalami fase HIDUP-SEGAN-MATI-(KALO BUNUH DIRI NGGAK DOSA MAU JUGA TUH !!)
masalah yang tak pernah saya bayangkan sebelumnya dan saya anggap ini sebagai kejadian luar biassaaa (bagi saya, mungkin bagi anda yang sudah merasakan asam garam kehidupan, hal kaya gini mahh ga perlu dipikiriinn)
tapi kalian tau? kalo saya bayangkan saya sedang menjalani hidup ini seperti sebuah game, saya sedang ujian naek level, kawan kawan..
dan kalian tau? kalo saya berhasil tanpa mati maka kekuatan saya bertambah berkali lipat
itulah esensi dari pepatah lawas "sesunggguhnya masalah mendewasakan kita"
belajar dari pengalaman yang saya dapatkan akhir akhir ini, saya BELAJAR BANYAK HAL, seperti :
1) FRIEND IN NEED IS A FRIEND INDEED
hei preenn.. kalo kalian lagi seneeng teruss banyak yang nemenin kalian, JANGAN PERNAH BERHARAP saat kalian SEDIH juga ada temen yang nemenin sebanyak waktu kalian seneng yaa.. INGET SATU HAL ! NGGAK SEMUA TEMEN MAU DIAJAK SUSAH BARENG, trust me saudara saudaraaaaa !!!!
dan pada saat itulah kalian bisa bener bener "melek" mana yang temen dan mana yang bukan . :) aku udah nemu beberapa kok, ALHAMDULILLAH. n.n
2) MASALAH ADALAH SEBUAH MASALAH JIKA KAMU MENGANGGAP ITU ADALAH MASALAH
semakin kalian ribeett, semakin menjadi jadi tuh masalah, jadi terkadang berfikir praktis tu perlu,,, tapi beda lah ya, antara berfikir praktis dan berfikir pendek..
(ada masalah dikit?? "AHH.. LONCAT AJA DI MALL MALL MUMPUNG NGETREN TUH !!!" nah itu contoh berfikir pendek nan bego BUKAN praktis, beda lah yaa??)
3) DO WHAT YOU LOVE AND LOVE WHAT YOU DO
entahh kenaapa ngefans abis nih aku sama kata kata itu, saat di awal sebuah perjalanan kamu nggak nyaman dengan jalan yang kamu ambil. lebih baik hentikan saja, karena sebenernya kamu ga cinta dengan hal itu, jadi tinggalin ajaaa.. lakukan saja hal hal yang kamu sukai, dan sukailah hal hal yang kamu lakukan
kalo enggak sih, yang ada kegiatan itu justru jadi beban buat kamu apalagi kalo kamu ngelakuinnya setengah hati.. tinggal nunggu waktu aja deh kapan kamu jadi bener bener nggak betah
4) MEMAAFKAN KESALAHAN ORANG MEMANG NGGAK GAMPANG, TAPI MEMBIARKAN DIRI ANDA MENYIMPAN DENDAM JUSTRU AKAN MEMBUAT ANDA MENJADI LEBIH SAKIT HATI
ikhlaskan sajaa semua hal yang telah membuat anda sakit hati... lupakan.. karena percaya deh, kalo ada orang yang minta maaf sama kita dengan sungguh sungguh tapi kita nggak maafin, kita sendiri yang dosa
5) KARMA ITU ADA
(no explanation)
6) PERCAYA DENGAN ORANG ITU BAIK, TAPI TERLALU PERCAYA AMPE NGGAK MEMPERTIMBANGKAN LOGIKA ITU BODOH!!!
hati hati, kawaann.. makin lama yang namanya kawan dan yang namanya lawan sulit dibedakan.. banyak banyak aja berdoa kepada ALLAH biar kita selalu dilindungi, Amieeenn
7) JANGAN HARAP DENGAN KALIAN CERITA MASALAH KALIAN KE TEMEN, KALIAN BISA DAPET SOLUSI JITU *CLING!!
kalo kalian yang ngadepin aja ngerasa ribeet dengan persoalan kalian, apalagi yang cuma ngedengerin, tambah bingung taauukk !!!
8) CURHATLAH KE ORANG YANG BENAR
sangat amat menyakitkan jika anda sedang bercerita dan baru sampai tengah tengah cerita anda dipotong oleh orang karena dia tidak punya cukup waktu untuk mendengarkan cerita anda, carilah orang yang TIDAK SIBUK. ITU-PENTING !!
9) MENANGIS DI TEPI JALAN SAMBIL MENUNGGU JAM 00.00 ADALAH HAL PALING BODOH SEDUNIA
sadarkah kalian?? kalo kalian sedang punya masalah yang berat, terkadang kalian bisa melakukan hal gila. ketika anda sudah mulai "membaik" anda akan sadar bahwa anda sangat sangat tolol.
setolol orang yang ngucapin ulang tahun ke orang yang udah meninggal, hahaha
10) POSITIVE THINKING ITU PERLU, MAMEEENNN
sesungguhnya yang membuat keadaan makin buruk adalah pikiran pikiran anda sendiriiii
11) SAAT PERTAMA KITA TERSENYUM SETELAH BERHARI HARI MENANGIS, ADALAH NIKMAT PALING MENGAGUMKAN DI DUNIA
ketika anda berhasil tidak MATI dari semua rintangan itu,dan anda tau anda sudaah menaaangggg, itu adalah nikmat Tuhan yang tidak terkiraaaa, kawaaaannn.. :D
DAN TERAKHIR.. saya ucapkan terima kasih kepada anda yang saya tag.. :) anda tauu??? SAYA BANYAK BELAJAR DARI ANDA. :)
pernahkah kalian merasa berada di posisi dimana kalian mengalami fase HIDUP-SEGAN-MATI-(KALO BUNUH DIRI NGGAK DOSA MAU JUGA TUH !!)
masalah yang tak pernah saya bayangkan sebelumnya dan saya anggap ini sebagai kejadian luar biassaaa (bagi saya, mungkin bagi anda yang sudah merasakan asam garam kehidupan, hal kaya gini mahh ga perlu dipikiriinn)
tapi kalian tau? kalo saya bayangkan saya sedang menjalani hidup ini seperti sebuah game, saya sedang ujian naek level, kawan kawan..
dan kalian tau? kalo saya berhasil tanpa mati maka kekuatan saya bertambah berkali lipat
itulah esensi dari pepatah lawas "sesunggguhnya masalah mendewasakan kita"
belajar dari pengalaman yang saya dapatkan akhir akhir ini, saya BELAJAR BANYAK HAL, seperti :
1) FRIEND IN NEED IS A FRIEND INDEED
hei preenn.. kalo kalian lagi seneeng teruss banyak yang nemenin kalian, JANGAN PERNAH BERHARAP saat kalian SEDIH juga ada temen yang nemenin sebanyak waktu kalian seneng yaa.. INGET SATU HAL ! NGGAK SEMUA TEMEN MAU DIAJAK SUSAH BARENG, trust me saudara saudaraaaaa !!!!
dan pada saat itulah kalian bisa bener bener "melek" mana yang temen dan mana yang bukan . :) aku udah nemu beberapa kok, ALHAMDULILLAH. n.n
2) MASALAH ADALAH SEBUAH MASALAH JIKA KAMU MENGANGGAP ITU ADALAH MASALAH
semakin kalian ribeett, semakin menjadi jadi tuh masalah, jadi terkadang berfikir praktis tu perlu,,, tapi beda lah ya, antara berfikir praktis dan berfikir pendek..
(ada masalah dikit?? "AHH.. LONCAT AJA DI MALL MALL MUMPUNG NGETREN TUH !!!" nah itu contoh berfikir pendek nan bego BUKAN praktis, beda lah yaa??)
3) DO WHAT YOU LOVE AND LOVE WHAT YOU DO
entahh kenaapa ngefans abis nih aku sama kata kata itu, saat di awal sebuah perjalanan kamu nggak nyaman dengan jalan yang kamu ambil. lebih baik hentikan saja, karena sebenernya kamu ga cinta dengan hal itu, jadi tinggalin ajaaa.. lakukan saja hal hal yang kamu sukai, dan sukailah hal hal yang kamu lakukan
kalo enggak sih, yang ada kegiatan itu justru jadi beban buat kamu apalagi kalo kamu ngelakuinnya setengah hati.. tinggal nunggu waktu aja deh kapan kamu jadi bener bener nggak betah
4) MEMAAFKAN KESALAHAN ORANG MEMANG NGGAK GAMPANG, TAPI MEMBIARKAN DIRI ANDA MENYIMPAN DENDAM JUSTRU AKAN MEMBUAT ANDA MENJADI LEBIH SAKIT HATI
ikhlaskan sajaa semua hal yang telah membuat anda sakit hati... lupakan.. karena percaya deh, kalo ada orang yang minta maaf sama kita dengan sungguh sungguh tapi kita nggak maafin, kita sendiri yang dosa
5) KARMA ITU ADA
(no explanation)
6) PERCAYA DENGAN ORANG ITU BAIK, TAPI TERLALU PERCAYA AMPE NGGAK MEMPERTIMBANGKAN LOGIKA ITU BODOH!!!
hati hati, kawaann.. makin lama yang namanya kawan dan yang namanya lawan sulit dibedakan.. banyak banyak aja berdoa kepada ALLAH biar kita selalu dilindungi, Amieeenn
7) JANGAN HARAP DENGAN KALIAN CERITA MASALAH KALIAN KE TEMEN, KALIAN BISA DAPET SOLUSI JITU *CLING!!
kalo kalian yang ngadepin aja ngerasa ribeet dengan persoalan kalian, apalagi yang cuma ngedengerin, tambah bingung taauukk !!!
8) CURHATLAH KE ORANG YANG BENAR
sangat amat menyakitkan jika anda sedang bercerita dan baru sampai tengah tengah cerita anda dipotong oleh orang karena dia tidak punya cukup waktu untuk mendengarkan cerita anda, carilah orang yang TIDAK SIBUK. ITU-PENTING !!
9) MENANGIS DI TEPI JALAN SAMBIL MENUNGGU JAM 00.00 ADALAH HAL PALING BODOH SEDUNIA
sadarkah kalian?? kalo kalian sedang punya masalah yang berat, terkadang kalian bisa melakukan hal gila. ketika anda sudah mulai "membaik" anda akan sadar bahwa anda sangat sangat tolol.
setolol orang yang ngucapin ulang tahun ke orang yang udah meninggal, hahaha
10) POSITIVE THINKING ITU PERLU, MAMEEENNN
sesungguhnya yang membuat keadaan makin buruk adalah pikiran pikiran anda sendiriiii
11) SAAT PERTAMA KITA TERSENYUM SETELAH BERHARI HARI MENANGIS, ADALAH NIKMAT PALING MENGAGUMKAN DI DUNIA
ketika anda berhasil tidak MATI dari semua rintangan itu,dan anda tau anda sudaah menaaangggg, itu adalah nikmat Tuhan yang tidak terkiraaaa, kawaaaannn.. :D
DAN TERAKHIR.. saya ucapkan terima kasih kepada anda yang saya tag.. :) anda tauu??? SAYA BANYAK BELAJAR DARI ANDA. :)
ketakutan apalagi?
suatu hari, sebuah forum di dunia maya dimulai. peserta-pesertanya adalah orang-orang yang tak saling kenal, dan mereka semua sekadar iseng mengikutinya. tema yang dibahas hari itu adalah “apa ketakutan terbesar anda?”
seorang musisi, yang kebetulan menjawab, “ketakutan terbesarku adalah aku kehilangan suara sehingga aku kehilangan pekerjaanku.”
seorang gadis yang kemarin baru dilamar menjawab, “ketakutanku adalah kehilangan tunanganku, sehingga perkawinanku batal.”
seorang profesor ikut menjawab, “ketakutan terbesarku adalah kehilangan ilmuku, sehingga aku tak bisa lagi mengajar murid-muridku.”
seorang pemuda dengan polos menjawab, “ketakutan terbesarku adalah kehilangan orang tuaku, padahal aku masih memerlukan mereka.”
seorang penulis berpikir dan menjawab, “ketakutan terbesarku yaitu jika aku kehilangan inspirasiku dan aku tak bisa membaginya kepada dunia.”
seorang penyandang cacat menjawab, “ketakutanku adalah kehilangan sahabatku, yang selalu menemaniku dalam keadaan sedih maupun senang.”
mereka semua saling memuji ketakutan satu sama lain, dan berpikir bahwa ketakutan terbesar mereka tidak sekonyol orang-orang yang takut akan serangga, atau ular, atau penampakan.
hingga akhirnya tidak ada seorang pun yang menjawab. semuanya kehabisan ide dan kata-kata.
lalu, setelah keenam orang itu berhenti, si administrator berkata:
“ketakutan terbesarku adalah, jika orang-orang yang sedari tadi mengkhawatirkan pekerjaannya, kekasihnya, ilmunya, gagasannya, orang tuanya, atau sahabatnya, melupakan Tuhan mereka yang telah memberi mereka semua itu.”
“tidakkah anda semua menyadari, bahwa yang anda takuti untuk pergi adalah milik Tuhan semata? jika sang Pemilik hendak mengambilnya kembali, maka apa yang bisa anda perbuat sementara anda hanyalah orang yang dititipi?”
dan setelah itu, semua orang pun terdiam.
NB :
saya menjadi lebih ikhlas dengan semua titipan NYA yang telah DIA ambil lagi,
dan sampai kapanpun saya harus siap jika DIA mengambil titipan DIA yang lain,
err...ngomong-ngomong, nyawa kita juga titipan bukan? :)
kalo iya, sepertinya saya harus siap siap mulai dari sekarang.
seorang musisi, yang kebetulan menjawab, “ketakutan terbesarku adalah aku kehilangan suara sehingga aku kehilangan pekerjaanku.”
seorang gadis yang kemarin baru dilamar menjawab, “ketakutanku adalah kehilangan tunanganku, sehingga perkawinanku batal.”
seorang profesor ikut menjawab, “ketakutan terbesarku adalah kehilangan ilmuku, sehingga aku tak bisa lagi mengajar murid-muridku.”
seorang pemuda dengan polos menjawab, “ketakutan terbesarku adalah kehilangan orang tuaku, padahal aku masih memerlukan mereka.”
seorang penulis berpikir dan menjawab, “ketakutan terbesarku yaitu jika aku kehilangan inspirasiku dan aku tak bisa membaginya kepada dunia.”
seorang penyandang cacat menjawab, “ketakutanku adalah kehilangan sahabatku, yang selalu menemaniku dalam keadaan sedih maupun senang.”
mereka semua saling memuji ketakutan satu sama lain, dan berpikir bahwa ketakutan terbesar mereka tidak sekonyol orang-orang yang takut akan serangga, atau ular, atau penampakan.
hingga akhirnya tidak ada seorang pun yang menjawab. semuanya kehabisan ide dan kata-kata.
lalu, setelah keenam orang itu berhenti, si administrator berkata:
“ketakutan terbesarku adalah, jika orang-orang yang sedari tadi mengkhawatirkan pekerjaannya, kekasihnya, ilmunya, gagasannya, orang tuanya, atau sahabatnya, melupakan Tuhan mereka yang telah memberi mereka semua itu.”
“tidakkah anda semua menyadari, bahwa yang anda takuti untuk pergi adalah milik Tuhan semata? jika sang Pemilik hendak mengambilnya kembali, maka apa yang bisa anda perbuat sementara anda hanyalah orang yang dititipi?”
dan setelah itu, semua orang pun terdiam.
NB :
saya menjadi lebih ikhlas dengan semua titipan NYA yang telah DIA ambil lagi,
dan sampai kapanpun saya harus siap jika DIA mengambil titipan DIA yang lain,
err...ngomong-ngomong, nyawa kita juga titipan bukan? :)
kalo iya, sepertinya saya harus siap siap mulai dari sekarang.
kesambet setan bijak
Setiap orang pasti punya masalah dalam hidupnya. Tanpa dicari pun masalah akan selalu menghampiri manusia.
Ia bisa menjadi “musuh” jika kita selalu menghindar darinya, dan menjadi “sahabat yang membangun” jika kita berani menghadapinya.
Tuhan menggunakan masalah dengan tujuan untuk mendewasakan karakter kita, dan untuk menunjukkan betapa besar kuasa-Nya dalam hidup kita.
Tuhan pasti memberikan kepada kita kemenangan jika kita punya respons yang benar dalam menghadapi masalah.
Kadangkala, kita berdoa untuk meminta mukjizat tetapi yang datang malah masalah yang sepertinya lebih besar.
Sejatinya, jika kita ingin melihat mukjizat, harus ada masalah yang perlu dihadapi.
Karena sebenarnya Mukjizat adalah jawaban dari setiap masalah.
Tanpa ada masalah, tidak akan pernah terjadi mukjizat. Semakin besar masalah yang ada, semakin besar pula mukjizat yang akan Allah nyatakan dalam hidup kita. Sebaliknya, jika masalah itu kecil maka mukjizat yang terjadi kecil juga.
Masalah membuat iman dan karakter kita makin teruji, terutama saat kita belum melihat jawaban doa namun kita tetap percaya bahwa Tuhan yang akan menyelesaikan setiap masalah dan pergumulan kita.
Ada pepatah mengatakan, “Jika kita tidak menyukai sesuatu atau keadaan, ubahlah itu. Tetapi jika kita bisa mengubahnya, ubahlah sikap kita dengan mengucap syukurlah dan jangan mengeluh!”
(aduh,aku habis kesambet tadi....) hahahaha
Ia bisa menjadi “musuh” jika kita selalu menghindar darinya, dan menjadi “sahabat yang membangun” jika kita berani menghadapinya.
Tuhan menggunakan masalah dengan tujuan untuk mendewasakan karakter kita, dan untuk menunjukkan betapa besar kuasa-Nya dalam hidup kita.
Tuhan pasti memberikan kepada kita kemenangan jika kita punya respons yang benar dalam menghadapi masalah.
Kadangkala, kita berdoa untuk meminta mukjizat tetapi yang datang malah masalah yang sepertinya lebih besar.
Sejatinya, jika kita ingin melihat mukjizat, harus ada masalah yang perlu dihadapi.
Karena sebenarnya Mukjizat adalah jawaban dari setiap masalah.
Tanpa ada masalah, tidak akan pernah terjadi mukjizat. Semakin besar masalah yang ada, semakin besar pula mukjizat yang akan Allah nyatakan dalam hidup kita. Sebaliknya, jika masalah itu kecil maka mukjizat yang terjadi kecil juga.
Masalah membuat iman dan karakter kita makin teruji, terutama saat kita belum melihat jawaban doa namun kita tetap percaya bahwa Tuhan yang akan menyelesaikan setiap masalah dan pergumulan kita.
Ada pepatah mengatakan, “Jika kita tidak menyukai sesuatu atau keadaan, ubahlah itu. Tetapi jika kita bisa mengubahnya, ubahlah sikap kita dengan mengucap syukurlah dan jangan mengeluh!”
(aduh,aku habis kesambet tadi....) hahahaha
a letter to my dad :)
Belum sempat John meletakkan tas kerjanya sepulang ke rumah, matanya tertegun melihat sebuah surat tergeletak di atas meja.
Di sebuah amplop tertulis "Untuk ayah tersayang"
Setelah belasan tahun menjadi single parent, baru kali ini ada surat untuknya dari Lucy, anak gadisnya. Ada apa?
Kalimat pertama pada surat itu sudah mengguncang hatinya;
Ayah tersayang, jika ayah membaca surat ini maka aku sudah tidak ada di rumah.
Sekalipun berat John melanjutkan bacaan kata demi kata.
Ayah, aku telah menemukan pria yang akan mendampingiku selamanya.
Memang buat orang lain dia sudah terlalu tua, tapi bagiku pria berusia 45 tahun masih tetap muda.
Dia sangat energik ayah, kalau ayah mengenal lebih dekat dengannya pasti ayah juga akan menyukainya.
Ayah jangan terkecoh dengan tato di seluruh tubuhnya atau janggut dan brewoknya yang panjang atau puluhan tindik di telinga dan hidungnya, karena jauh di dalam hatinya ia adalah orang baik.
Ia sangat sayang padaku, dan juga ayah dari anak di dalam kandunganku.
Istrinya tidak keberatan aku mendampinginya, karena istrinya sudah sibuk mengurus anaknya yang banyak.
Oh iya, ayah tidak usah khawatir tentang kehidupanku.
Ia menguasai penjualan ekstasi di kota, jadi uang sama sekali bukan masalah buat kehidupan kami.
Saya tahu ia sudah mengidap HIV sejak lama, tapi katanya dalam beberapa tahun ke depan obat penyakit AIDS akan ditemukan jadi aku tidak perlu khawatir bukan?
Ayah jangan bersedih karena aku bahagia.
Usiaku sudah 18 tahun ayah jadi aku bisa memutuskan yang terbaik untuk hidupku.
Tanpa sadar, air mata sang ayah menetes jatuh ke lembar surat itu.
Bagaimana mungkin anaknya yang lucu dan periang bisa menjadi seperti inii?
Lembar pertama surat pertama baru saja selesai dibacanya.
Tangan sang ayah bergetar, berat rasanya, tapi ia membuka lembar kedua surat itu.
Kali ini isinya jauh berbeda.
Ayah sayang,
Maaf, sebenarnya surat di halaman pertama tadi tidak benar-benar terjadi.
Saya hanya ingin menggambarkan betapa kemungkinan terburuk bisa terjadi pada anak-anak gadis, dan syukurlah aku tidak demikian.
Ayah bahagia bukan, kalau aku tetap bersama ayah?
Ayah bahagia bukan, akau tidak menghancurkan diriku seperti itu?
Tentu saja, mempunyai anak yang rapornya jelek, jauh lebih menguntungkan daripada mempunyai anak seperti itu.
Oh iya Ayah, raporku ada di dalam tas, nilainya jelek, maaf ya.
Silahkan ayah lihat, jangan lupa ditandatangani.
Besok guru ingin bicara dengan ayah tentang nilai raporku, jangan marah ya.
Kalau ayah tidak marah melihat nilai raporku, aku sedang bermain di rumah sebelah, aku tunggu yah?
Love you Daddy.
"Lucyyy..........!" John berteriak dan lari ke rumah tetangganya, ia akan mengitik habis anaknya yang 'keterlaluan' itu.
Lega rasanya hati John. Konyol tapi melegakan.
Tidak seperti kebanyakan ayah yang sedih melihat rapor anaknya yang buruk, hati John justru berbunga-bunga karena ia tidak kehilangan anaknya.
Memang kali ini, keterlaluan sekali becanda anak gadisnya!
(Terinspirasi dari humor yang pernah saya dengar)
Humor dan Hikmah
Kali ini humor dan hikmah tulisannya tidak ditulis dijudul, biar gak bocor humornya.
Sebenarnya Lucy hanya ingin agar ayahnya tidak marah melihat rapornya yang buruk, untuk membuat masalah rapor buruk terlihat kecil ia membuat gambaran masalah besar yang mungkin terjadi sehingga masalah yang ada jadi terlihat kecil.
Ini sebenarnya adalah seni bersyukur dan seni berkomunikasi dengan diri.
Kalau Anda ingin bersyukur atas kesulitan yang kita terima maka kita sebaiknya membayangkan kesulitan lebih besar yang mungkin bisa kita alami. Dengan demikian kita bisa menghindari diri dari stres atau kegalauan yang berkepanjangan.
Masalah kekecewaan hati atau rasa tidak bersyukur biasanya tidak berhubungan dengan uang tapi lebih karena penerimaan hati.
Orang yang tidak bersyukur biasanya FOKUS PADA YANG TIDAK DIPUNYAI sedangkan ORANG BERSYUKUR FOKUS PADA YANG DIMILIKI.
Kita bisa melihat anak kampung bahagia main layang layang yang 1 set berharga tidak lebih dari Rp 5000.
Tapi anak orang kaya ngambek pada orang tuanya padahal baru dibelikan pesawat remore control seharga 5 juta. Kenapa? Karena anak kaya itu suka dengan yang model baru seharga 15 juta.
Ada anak kaya yang ngambek pada orang tuanya karena link internet putus satu hari karena lupa bayar bulanan, padahal ia sudah beruntung bisa mengakses internet selama 29 hari sebelumnya.
Memang apa yang dilakukan Lucy pada Ayahnya John agak keterlaluan, tapi itu gambaran dramatis tentang bagaimana bisa membuat diri kita bersyukur apa adanya.
Sudahkan Anda bersyukur hari ini?
Di sebuah amplop tertulis "Untuk ayah tersayang"
Setelah belasan tahun menjadi single parent, baru kali ini ada surat untuknya dari Lucy, anak gadisnya. Ada apa?
Kalimat pertama pada surat itu sudah mengguncang hatinya;
Ayah tersayang, jika ayah membaca surat ini maka aku sudah tidak ada di rumah.
Sekalipun berat John melanjutkan bacaan kata demi kata.
Ayah, aku telah menemukan pria yang akan mendampingiku selamanya.
Memang buat orang lain dia sudah terlalu tua, tapi bagiku pria berusia 45 tahun masih tetap muda.
Dia sangat energik ayah, kalau ayah mengenal lebih dekat dengannya pasti ayah juga akan menyukainya.
Ayah jangan terkecoh dengan tato di seluruh tubuhnya atau janggut dan brewoknya yang panjang atau puluhan tindik di telinga dan hidungnya, karena jauh di dalam hatinya ia adalah orang baik.
Ia sangat sayang padaku, dan juga ayah dari anak di dalam kandunganku.
Istrinya tidak keberatan aku mendampinginya, karena istrinya sudah sibuk mengurus anaknya yang banyak.
Oh iya, ayah tidak usah khawatir tentang kehidupanku.
Ia menguasai penjualan ekstasi di kota, jadi uang sama sekali bukan masalah buat kehidupan kami.
Saya tahu ia sudah mengidap HIV sejak lama, tapi katanya dalam beberapa tahun ke depan obat penyakit AIDS akan ditemukan jadi aku tidak perlu khawatir bukan?
Ayah jangan bersedih karena aku bahagia.
Usiaku sudah 18 tahun ayah jadi aku bisa memutuskan yang terbaik untuk hidupku.
Tanpa sadar, air mata sang ayah menetes jatuh ke lembar surat itu.
Bagaimana mungkin anaknya yang lucu dan periang bisa menjadi seperti inii?
Lembar pertama surat pertama baru saja selesai dibacanya.
Tangan sang ayah bergetar, berat rasanya, tapi ia membuka lembar kedua surat itu.
Kali ini isinya jauh berbeda.
Ayah sayang,
Maaf, sebenarnya surat di halaman pertama tadi tidak benar-benar terjadi.
Saya hanya ingin menggambarkan betapa kemungkinan terburuk bisa terjadi pada anak-anak gadis, dan syukurlah aku tidak demikian.
Ayah bahagia bukan, kalau aku tetap bersama ayah?
Ayah bahagia bukan, akau tidak menghancurkan diriku seperti itu?
Tentu saja, mempunyai anak yang rapornya jelek, jauh lebih menguntungkan daripada mempunyai anak seperti itu.
Oh iya Ayah, raporku ada di dalam tas, nilainya jelek, maaf ya.
Silahkan ayah lihat, jangan lupa ditandatangani.
Besok guru ingin bicara dengan ayah tentang nilai raporku, jangan marah ya.
Kalau ayah tidak marah melihat nilai raporku, aku sedang bermain di rumah sebelah, aku tunggu yah?
Love you Daddy.
"Lucyyy..........!" John berteriak dan lari ke rumah tetangganya, ia akan mengitik habis anaknya yang 'keterlaluan' itu.
Lega rasanya hati John. Konyol tapi melegakan.
Tidak seperti kebanyakan ayah yang sedih melihat rapor anaknya yang buruk, hati John justru berbunga-bunga karena ia tidak kehilangan anaknya.
Memang kali ini, keterlaluan sekali becanda anak gadisnya!
(Terinspirasi dari humor yang pernah saya dengar)
Humor dan Hikmah
Kali ini humor dan hikmah tulisannya tidak ditulis dijudul, biar gak bocor humornya.
Sebenarnya Lucy hanya ingin agar ayahnya tidak marah melihat rapornya yang buruk, untuk membuat masalah rapor buruk terlihat kecil ia membuat gambaran masalah besar yang mungkin terjadi sehingga masalah yang ada jadi terlihat kecil.
Ini sebenarnya adalah seni bersyukur dan seni berkomunikasi dengan diri.
Kalau Anda ingin bersyukur atas kesulitan yang kita terima maka kita sebaiknya membayangkan kesulitan lebih besar yang mungkin bisa kita alami. Dengan demikian kita bisa menghindari diri dari stres atau kegalauan yang berkepanjangan.
Masalah kekecewaan hati atau rasa tidak bersyukur biasanya tidak berhubungan dengan uang tapi lebih karena penerimaan hati.
Orang yang tidak bersyukur biasanya FOKUS PADA YANG TIDAK DIPUNYAI sedangkan ORANG BERSYUKUR FOKUS PADA YANG DIMILIKI.
Kita bisa melihat anak kampung bahagia main layang layang yang 1 set berharga tidak lebih dari Rp 5000.
Tapi anak orang kaya ngambek pada orang tuanya padahal baru dibelikan pesawat remore control seharga 5 juta. Kenapa? Karena anak kaya itu suka dengan yang model baru seharga 15 juta.
Ada anak kaya yang ngambek pada orang tuanya karena link internet putus satu hari karena lupa bayar bulanan, padahal ia sudah beruntung bisa mengakses internet selama 29 hari sebelumnya.
Memang apa yang dilakukan Lucy pada Ayahnya John agak keterlaluan, tapi itu gambaran dramatis tentang bagaimana bisa membuat diri kita bersyukur apa adanya.
Sudahkan Anda bersyukur hari ini?
Langganan:
Entri (Atom)
